Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) pada beberapa waktu lalu membuat Indonesia kembali berduka. Bencana ini pun menelan ratusan korban jiwa dan ribuan korban luka berat.

Masyarakat dari seluruh Indonesia pun memiliki inisiatif tinggi dengan cepat memberikan bantuan untuk para korban. Mulai dari bantuan berupa uang, makanan, obat-obatan, hingga pakaian dikumpulkan oleh beberapa komunitas untuk segera dikirimkan ke para korban.

Demikian juga dilakukan oleh PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk yang memberikan bantuan senilai Rp 210 juta bagi korban gempa yang mengalami patah tulang. Bantuan tersebut diserahkan kepada Tim Medis dari Indonesian Orthopaedic Association yang akan mengirimkan langsung ke lokasi bencana.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada President of Indonesian Orthopaedic Association Zairin Noor di Kantor Perkumpulan Ahli Bedah Orthopaedic Indonesia (PABOI), Jakarta Pusat, pada Jumat (10/8/2018).

“Saya turut prihatin terhadap peristiwa gempa bumi yang melanda masyarakat di Lombok. Kami memberangkatkan tim medias dari Indonesian Orthopaedic Association untuk menangani korban-korban yang mengalami patah tulang,” ujar Irwan.

Berkaca pada bencana gempa bumi di Jogja pada tahun 2006, peralatan medis dan tenaga ortopedi sangat dibutuhkan, maka kali ini Sido Muncul juga membantu dalam bentuk alat-alat medis, berupa peralatan operasi, baju operasi, kursi roda, obat-obatan, dan juga implan.

“Saya berterima kasih kepada Sido Muncul yang telah memberikan bantuan kepada para korban gempa di Lombok. Sido Muncul memberikan bantuan berupa alat-alat medis, seperti baju operasi sekali pakai, implant yang akan dipasangkan ke dalam tubuh korban yang mengalami patah tulang, dan alat-alat medis lainnya,” ujar Zairin Noor.

Baca Juga : Hasil MotoGP Austria, Lorenzo Asapi Marquez

Tenaga medis, yaitu dokter ortopedi yang tergabung dalam PABOI pun sudah terjun langsung ke lokasi. Dari 900 anggota PABOI, sebanyak 61 dokter telah mengobati dan mengoperasi korban yang hingga kini masih terus ada. Para dokter tersebut berasal dari seluruh Indonesia.

“Saya berharap, para korban bisa segera pulih dan tidak ada gempa susulan lainnya. Saya juga pasti akan ke lokasi bencana jika kondisi sudah lebih baik,” tutup Irwan.