Rusia Menginginkan Barter Sukhoi dengan Karet asal Indonesia

  JAKARTA, Pemerintah Rusia tertarik dengan product karet asal Indonesia. Ketertarikan itu diutarakan Rusia menyikapi kebijakan Pemerintah Indonesia dalam mengimplementasikan imbal beli dengan negara produsen senjata.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemdag) Oke Nurwan katakan, product karet yang disukai itu yaitu crumb rubber dengan kata lain karet remah. ” Mereka tertarik di crumb rubber. Namun belum kami putuskan, ” kata Oke, akhir minggu lantas.

Komoditas karet jadi satu diantara yang tengah dikaji oleh pemerintah untuk imbal dagang dengan product senjata Rusia. Menurut Oke, payung hukum dari type product yang disetujui dengan mekanisme imbal dagang bakal di buat berbentuk Ketentuan Menteri (Permen).

Dengan Rusia, product yang dikehendaki oleh Pemerintah Indonesia yaitu pesawat tempur Sukhoi. Mengenai nilai imbal dagang yang bakal dikerjakan dengan Rusia sekitaran 600 juta dollar AS.

Atas kebijakan imbal dagang ini, Paduan Perusahaan Karet Indonesia (GAPKINDO) merespon positif. Mereka mengharapkan dengan skema imbal datang ini, jadi bakal berlangsung pelebaran pasar hingga harga karet bakal kembali melar sekurang-kurangnya meraih 6 dollar AS per kg (kg).

Sebab dalam tiga th. paling akhir harga karet dunia selalu anjlok. ” Apabila harga karet naik, jadi petani karet kecil akan untung karena harga nya terangkat, ” kata Dewan Penasehat GAPKINDO Asril Sutan Amir.

Seperti di ketahui, mulai sejak akhir kuartal I lantas, petani karet gigit jari karena harga nya anjlok. Harga karet ditingkat petani dihargai Rp 6. 000 per kg atau turun 40 % dibanding awal th. yang ada di kisaran Rp 10. 000 per kg.

Baca Juga : KPK Jebloskan Andi Taufan Tiro ke Lapas Sukamiskin

Ketua Umum Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Lukman Zakaria katakan, penurunan harga karet itu berlangsung mulai sejak bln. Maret lantas. ” Telah turun banyak (harga), tinggal Rp 6. 000 per kg di tingkat petani, ” kata Lukman.

Berkurangnya harga jual karet petani ini, menurut Lukman, karena sebab keinginan dunia yang alami penurunan. Umumnya kontrak baru pembelian karet dikerjakan tiap-tiap awal th.. Hal semacam ini yang cukup memengaruhi harga beli karet ditingkat petani.

Walau tak merinci, Lukman katakan, dengan adanya banyak kontrak baru dimuka th., jadi sekarang ini stock karet di gudang-gudang customer karet serta eksportir masih tetap penuh.

” Awal th. tempo hari banyak kontrak baru pemesanan. Jadinya gudang mereka penuh, hingga harga karet turun, ” tuturnya.

Product bernilai tambah

Implementasi imbal dagang diinginkan dapat berikan efek positif untuk Indonesia. Terkecuali karet, pemerintah Indonesia mengharapkan pada beberapa produk lain yang bernilai lebih, misalnya dengan imbal dagang peralatan pakaian militer dengan persenjataan dari Rusia.

Sebatas catatan, implementasi kebijakan imbal dagang tertuang dalam UU Nomor 16 th. 2012 mengenai industri Pertahanan. Type alutsista yang bisa diimplementasikan dengan kebijakan ini sesuai dengan keperluan serta tak terbatas pada product spesifik.

Berkaitan kebijakan imbal beli ini, Kemdag juga sudah meluncurkan ketentuan turunnya yaitu Ketentuan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 44/M-Dag/Per/2016 mengenai Ketetapan Imbal Beli Pengadaan Barang Pemerintah Asal Impor.

Beleid ini mengatur pengadaan barang pemerintah yang datang dari impor dengan nilai spesifik, serta atau berdasarakan ketentuan perundang-undangan harus dikerjakan lewat imbal beli. Type serta nilai barang untuk pengadaan barang pemerintah dan persentase keharusan imbal beli ditetapkan oleh tim yang dibuat oleh menteri.

Dalam ketentuan itu juga dijelaskan, barang ekspor Indonesia untuk pemenuhan keharusan imbal beli cuma komoditi non migas.

Perusahaan penyuplai atau perusahaan pihak ketiga yg tidak mewujudkan ekspor untuk penuhi keharusan imbal hasil dipakai sanksi keharusan untuk membayar denda sebesar 50 % dari nilai keharusan imbal beli pengadaan barang pemerintah asal impor

Support by : kompas.com