Jakarta – Aktivis Ratna Sarumpaet kembali dicheck Polda Metro Jaya berkaitan masalah hoaks penganiayaan. Kontrol itu berjalan dengan didampingi kuasa hukum Ratna.

“Kontrol ini hari masih tetap berlanjut, masih tetap berlanjut serta beberapa sekarang ini kami akan mengikuti lagi menjadi kuasa hukum,” kata pengacara Ratna, Insank Nasruddin pada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (6/10/2018).

Insank menyebutkan kontrol Ratna masih tetap sekitar masalah hoaks penganiayaan. Polisi menanyakan dari mulai posisi urutan penyebaran hoaks itu.

“Ya bagaimana permasalahan penyebarannya, apa hardik ini benar atau tidak. Lebih pada urutan saja,” paparnya.

Insank tidak menuturkan detil pertanyaan-pertanyaan apa yang diserahkan penyidik Polda Metro waktu mengecek Ratna.

Baca Juga : Sekjen NasDem: Kritik Ekonomi Kubu Prabowo Itu Hal Lama dan Umum

Diluar itu, Insank juga merencanakan ajukan Ratna menjadi tahanan rumah. Aspek umur serta Ratna yang sering sakit jadi pertimbangan team kuasa hukum ingin ajukan tahanan rumah.

“Banyak kegiatan beliau jika ditahan dirutan akan susah. Ditambah lagi yang tersangkut kesehatan serta sebaginya. Semacam itu lah jadi argumen. Kami akan minta pihak keluarga akan jamin yang berkaitan akan tidak melarikan diri, akan tidak menghilangkan tanda bukti atau menggulangkan tindakannya,” kata Insank.