MOSKWA – Presiden Rusia Vladimir Putin diyakinkan akan berjumpa dengan Presiden AS Donald Trump dalam agenda peringatan 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I di Paris, akhir minggu ini.

“Sudah disetujui jika pemimpin AS serta Rusia akan terlibat perbincangan sesaat di Paris. Pertemuan itu akan dikerjakan sekalian berdiri,” kata penasihat kebijaksanaan luar negeri Yuri Ushakov, pada Rabu (7/11/2018), seperti dikabarkan kantor berita Rusia.

Merilis dari AFP, ketetapan mengadakan pertemuan singkat pada Putin serta Trump, kata penasihat, karena peluang hal tersebut akan mengambil alih perhatian alat internasional.

Hal itu jadi kecemasan pihak penyelenggara Perancis jika pertemuan Trump serta Putin malah akan membayangi agenda sebenarnya dari peringatan yang diselenggarakan.

“Ke-2 pemimpin diputuskan untuk lakukan diskusi lebih detil saat Pertemuan Tingkat Tinggi G20 di Argentina akhir bulan ini serta akan di konfirmasi sesudah kembali dari Paris,” kata Ushakov.

Awal mulanya, Trump mengemukakan tidaklah terlalu mengharap bisa lakukan perbincangan dengan Putin pada perayaan 100 tahun Perang Dunia I yang diselenggarakan 11 November yang akan datang di Paris, yang akan di hadiri 60 kepala negara serta pemerintahan.

Keinginan akan pertemuan ke-2 pemimpin negara sudah berkembang sesudah ketegangan yang selalu menumpuk pada ke-2 pihak.

Lebih sesudah Trump mengatakan akan mundur dari Kesepakatan Persenjataan Nuklir Jarak Menengah (INF) yang di tandatangani pada masa Perang Dingin dengan Soviet.

Baca Juga : Rupiah Terus Menguat, Ini Penyokongnya

Gagasan pertemuan makin kuat sesudah kunjungan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, ke Moskwa pada Oktober kemarin.

Trump serta Putin awal mulanya sudah sekali berjumpa dalam pertemuan bilateral yang dilangsungkan di Helsinki, pada Juli kemarin.

Pertemuan itu menyebabkan hujatan domestik pada Trump yang dipandang sangat lunak pada Rusia yang didakwa sudah ikut serta dalam pemilu AS.