JAKARTA – Partai Gerindra mengangkat enam caleg (calon legislatif) bekas terpidana korupsi. Enam calon legislatif itu, terbagi dalam tiga orang calon legislatif DPRD Propinsi, serta tiga orang calon legislatif DPRD Kabupaten Kota.

Tiga calon legislatif eks koruptor DPRD Propinsi itu diantaranya, Mohamad Taufik dari Dapil DKI 3, Herry Jones Kere dari Dapil Sulawesi Utara, serta Husen Kausaha dari Dapil Maluku Utara.

Sesaat tiga calon legislatif eks koruptor yang lain dari DPRD Kabupaten/Kota yakni, Alhajad Syahyan dari Dapil Tanggamus, Ferizal dari Dapil Belitung Timur, serta Mirhammuddin dari Dapil Belitung Timur.

Diajukannya enam calon legislatif eks koruptor dari Partai Gerindra jadikan partai pimpinan Prabowo Subianto itu menjadi parpol peserta Pemilu 2019 yang sangat banyak ajukan calon legislatif bekas narapidana korupsi.

Selain itu, menurut data KPU, keseluruhan ada 38 calon legislatif eks koruptor. Jumlahnya itu terbagi dalam 12 calon legislatif DPRD Propinsi serta 26 calon legislatif DPRD Kabupaten/Kota.

KPU barusan mengambil keputusan 7.968 caleg (calon legislatif) DPR RI. Jumlahnya itu, terbagi dalam 4774 calon legislatif lelaki serta 3.194 calon legislatif wanita.

Baca Juga : Demokrat Usung 4 Caleg Eks Koruptor, Ini Daftarnya

Bertepatan dengan itu, KPU juga mengambil keputusan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjadi pasangan capres yang bersaing dalam Pemilu Presiden 2019.

Penentuan ini dikerjakan sesudah KPU lakukan verifikasi dokumen serta lihat hasil tes kesehatan ke-2 pasangan itu. k