KUPANG – Diana Masiweni, ibu kandung Rivaldy Elvans Krisna Sopbaba alias Dady Sopbaba, bocah asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengikuti style komentator MotoGP, bangga dengan talenta yang sekarang ini dipunyai anaknya.

Diana juga inginkan talenta putra sulungnya itu dapat di kembangkan.

Sekarang ini, kata Diana, dia bersama dengan sang suami, Andy Sopbaba, berupaya untuk mengajarkan Dady berbahasa Inggris walau dengan dikit pengetahuan yang dipunyai.

“Kita saat ini akan berusaha untuk bangun bakatnya Dady. Yang sangat terpenting kita ajar ia bahasa Inggris dahulu. Kita mengharap mudah-mudahanan ada yang dapat ajari anak saya Bahasa Inggris sampai lancar,” berharap Diana pada Kompas.com, Minggu (4/11/2018).

“Kami memang serba hanya terbatas, sebab kami tinggal dalam tempat yang jauh dari kota. Ditambah lagi dalam tempat kami tidak ada tempat pelatihan Bahasa Inggris, hingga sangat terpaksa kita cuma ajari sendiri sedapatnya. Kami ikut tidaklah terlalu fasih berbahasa Inggris,” sambungnya.

Menjadi orang-tua lanjut Diana, ia juga tidak dapat memaksa Dady untuk ikuti kemauannya untuk mencapai harapan nantinya.

Diana mengharap, ada jalan buat Dady dapat meningkatkan bakatnya.

“Kami orang-tua yakin, Tuhan juga bakal membuka jalan buat Dady,” katanya lirih.

Awal mulanya dikabarkan, Dady, bocah kelahiran Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 21 Mei 2009 itu coba mengikuti style Nick Harris, sang komentator MotoGP untuk Dorna Sports.

Kenakan celana pendek warna hitam serta baju cokelat muda bercampur hijau loreng tiada alas kaki, Dady, demikian bocah itu dipanggil langsung naik ke sepeda motor.

Dady juga langsung menggenggam setir motor Yamaha R15 sekalian menggerakkan tubuhnya ke kiri serta kanan seperti tengah ada di trek MotoGP, serta memberi komentar mengikuti style Nick Harris.

Bicaranya juga cepat serta lancar dengan memakai Bahasa Inggris, sekalian menyebutkan nama beberapa pembalap papan atas MotoGP seperti Valentino Rossi, Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo serta Maverick Vinales.

Walau bahasa Inggrisnya disampaikan dengan kurang jelas, akan tetapi terdengar begitu menarik.

Baca Juga : Gara-gara Anime, Soal Matematika Berumur 25 Tahun Berhasil Dipecahkan

Waktu komentarnya cukuplah panjang, pada satu sampai dua menit. Akhiri komentarnya itu, siswa SD Negeri Oeledo Pantai Baru, Rote Ndao, lalu menyebutkan nama Valentino Rossi sekalian mengusung ke-2 tangannya ke atas.

“Valentino Rossi is back and 100 Grand Prix Wins,” kata Dady serta langsung turun dari sepeda motor.

“Jika telah besar kelak, saya ingin jadi komentator MotoGP,” kata Dady saat di tanya cita-citanya nantinya.