Dalam 347 Hari, Trump Melontarkan 1.950 Pernyataan Keliru

          WASHINGTON DC, Selama 347 hari mulai sejak menjabat, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah buat 1. 950 pernyataan salah atau palsu.

Ditulis dari CNN, Selasa (2/1/2018), situs (blog) Fact Checker di The Washington Post menghitungnya dengan rata-rata ada 5, 6 klaim pribadi /hari yang dilontarkan Trump.

Dalam hitungan matematika, bermakna Trump juga akan mengatakan lebih dari 2. 000 klaim salah sampai minggu depan. Tetapi, mungkin berlangsung lebih cepat bila Trump mengambil keputusan jumpa pers dengan dadakan.

The Washington Post juga mengkalkulasi ada 24 kebohongan dalam wawancara 30 menit Trump dengan reporter New York Times, Michael Schmidt, sekian waktu lalu.

Pernyataan salah itu adalah lanjutan dari dari trend yang Trump hasilkan dalam penentuan presiden 2016.

Dalam kontes itu, 59 dari 92 pernyataan Trump nyatanya betul-betul palsu atau bohong. Jadi perbandingan, 7 dari 49 pernyataan Hillary Clinton yang dilihat The Washington Post seutuhnya salah.

Baca Juga : Kasus Korupsi Kondensat Akan Berkembang ke Dugaan Pencucian Uang

Dari angka itu, CNN menyimpulkan, Trump tidak seperti umumnya politisi yang saat terjerat dalam kebohongan berusaha tidak mengulanginya.

Trump malah selalu mengulang lebih dari 60 kebohongan yang diulang paling tidak 3x sepanjang th. pertamanya jadi presiden.

The Washington Post mengatakan satu diantara pernyataan salah yang di sampaikan Trump tentang undang-undang service kesehatan atau Obamacare.

Trump menyebutkan, program Obamacare tengah sekarat serta ” mati “. Tetapi, kantor biaya Kongres menyebutkan, Obamacare tetaplah juga akan stabil pada saat yang akan datang.

Trump juga mengulangi pernyataan salah mengenai pajak perusahaan yang tinggi sejumlah 25 kali. Lalu, pernyataan mengenai AS adalah negara dengan pajak teratas sejumlah 33 kali.

Tetapi, kenyataannya, pajak yang dibayar korporasi di AS malah lebih rendah dari pada persentase tarif pajak yang berlaku.

Fact Checker oleh The Washington Post awalannya dikerjakan untuk meninjau pernyataan Trump pada 100 hari pertamanya menjabat presiden AS.

Bersamaan keinginan yang jadi bertambah, tinjauan juga akan diperpanjang sampai masa setahun Trump memimpin AS.

Support by : kompas.com