ANKARA – Media Turki mengungkap gambar dari kamera pengawas yang memperlihatkan tim pembunuh jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi.

Anadolu dikutip Mirror Rabu (19/12/2018) mengaklaim memperoleh gambar CCTV terduga pelaku sampai dan meninggalkan Bandara Istanbul.

Anadolu memperolehnya setelah mencermati 3.500 jam rekaman yang diambil dari 147 kamera pengawas yang diletakkan di 80 lokasi.

Salah satu gambar memperlihatkan terduga pelaku yang diketahui merupakan perwira intelijen bernama Mashal Saad al-Bostani datang mengenakan pakaian cerah.

Bersama para terduga pelaku lainnya, mereka membawa barang seperti koper dan tas dan menuju ke bagian kedatangan setelah sampai dari Riyadh.

Berdasarkan penuturan sumber otorutas Turki, mereka sampai menggunakan dua penerbangan beberapa jam sebelum Khashoggi sampai di Konsulat Saudi.

Otoritas Turki meyakini mereka merupakan para pejabat pemerintahan serta perwira intelijen Saudi. Sebuah tuduhan yang mereka klaim didukung bukti yang mereka peroleh.

Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober di konsulat ketika hendak mengurus dokumen pernikahan dengan tunangannya, Hatice Cengiz.

Berdasarkan penuturan sumber penyelidik Turki, Khashoggi dibunuh oleh tim tersebut dengan cara dicekik setelah dia masuk.

Dalam rekaman bukti yang dipunyai Turki, dilaporkan Khashoggi sempat berusaha melawan dan mengeluh dia tidak bisa bernapas.

Jenazah jurnalis berusia 59 tahun tersebut kemudian dimutilasi dan dilaporkan dilenyapkan menggunakan cairan asam sebelum dibuang di saluran air.

Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) meyakini perintah untuk membunuh Khashoggi berasal dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman ( MBS).

Baca Juga : Fabinho Sudah Temukan Ritme untuk Beradaptasi di Liverpool

Senat AS yang mendengarkan langsung keterangan Direktur CIA Gina Haspel menyebut MBS sebagai orang yang gila dan berbahaya.

Sementara kolega Khashoggi membeberkan percakapan WhatsApp di mana sang jurnalis menyebut MBS sebagai binatang buas.