AALST – Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, menyatakan RC213V (motor Honda) tak terlalu menuntut fisik. Komentar itu mematahkan pendapat pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, yang berpikiran sebaliknya.

Lorenzo merasa Desmosedici (motor Mission Winnow Ducati) lebih menuntut fisik dibandingkan RC213V. Lorenzo tahu hal itu karena selama dua musim menunggangi Desmosedici dia selalu mengalami kesulitan.

Lorenzo bahkan tak pernah meraih kemenangan pada musim perdananya di Ducati pada MotoGP 2017. X-Fuera –julukan Lorenzo– baru merasakan kemenangan bersama Desmosedici di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu 3 Juni 2018. Pengalaman itu membuat Lorenzo bisa mengatakan bahwa Desmosedici lebih menuntut fisik dibandingkan RC213V.

“Saya tidak setuju dengan komentarnya (Crutchlow). Saya tidak tahu, karena dia (Crutchlow) sudah berada di Honda selama beberapa tahun, mungkin motornya berubah atau dia tidak ingat bagaimana motor lainnya,” ujar Lorenzo, seperti yang diwartakan Motorsport, Minggu (3/1/2019).

Baca Juga : Bottas Janji Tampil Lebih Baik di F1 2019

“Perasaan saya adalah bahwa motornya tidak sefisik Ducati, dan saya tidak akan memiliki banyak masalah di masa depan. Di Jerez (tes pascamusim MotoGP 2018) saya tidak fit sepenuhnya dan masih bisa mengendarai dengan cukup baik. Jadi saya tidak khawatir tentang hal itu, jujur,” lanjut mantan pembalap Ducati itu.

Kendati demikian, Lorenzo disinyalir belum bisa tampil maksimal pada balapan seri perdana di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu 10 Maret 2019. Sebab, Lorenzo baru melakoni operasi pada pergelangan tangan kirinya belum lama ini. Kondisi fisik Lorenzo yang belum pulih 100% diprediksi akan menyulitkannya untuk jadi yang tercepat pada MotoGP Qatar 2019.