JAKARTA – Gubernur DKI Anies Baswedan akan meningkatkan tarif sampai kurangi tempat parkir. Menurut Anies, kebijaksanaan ini mempunyai tujuan menggerakkan masyarakat untuk beralih ke transportasi massal.

“Kelak ke depan kita akan lakukan pengetatan parkir. Pengetatan parkir itu dua (langkah) yang dikerjakan. Satu yaitu dengan (langkah) penambahan cost parkir, yang ke-2 dengan (langkah) pengurangan tempat parkir,” kata Anies di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (3/12/2018).

Anies ingin nanti masyarakat memakai transportasi umum. Ia akan mengaplikasikan kebijaksanaan itu selekasnya sesudah revitalisasi trotoar serta jembatan penyeberangan orang (JPO) tuntas.

“Hingga kelak semakin banyak yang masuk ke Jalan Sudirman serta Thamrin memakai kendaraan umum atau pejalan kaki,” katanya.

Anies menjelaskan, kenaikan tarif parkir sekarang ini tengah dikaji. Ia membidik kebijaksanaan ini dapat diaplikasikan tahun kedepan.

Baca Juga  : Hasil Atalanta Vs Napoli, Pasukan Ancelotti Raih Tiga Poin

“Kembali dibikin studinya, kelak semoga akhir bulan ini dapat difinalkan. Itu kelak Insya Allah dikerjakan tahun kedepan kita baru kerjakan,” kata Anies.

Kebijaksanaan ini telah masuk dalam Raperda Pergantian Perda Nomer 16 Tahun 2010 mengenai Pajak Parkir yang akan selekasnya disahkan DPRD DKI Jakarta.